Koramil 04/Muara Batu Pantau Banjir dan Bantu Warga Terdampak

 


Aceh Utara - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Muara Batu menyebabkan genangan air di beberapa desa dengan ketinggian sekitar 5–10 cm. Menanggapi situasi tersebut, Anggota Koramil 04/Muara Batu bergerak cepat turun ke lapangan untuk memantau kondisi sekaligus membantu warga. Mereka melakukan pendataan awal, pemeriksaan area rawan, serta berkoordinasi dengan perangkat desa guna memastikan penanganan berlangsung cepat dan tepat. Rabu (26/11/2025).

Danramil 04/Muara Batu menjelaskan bahwa personel telah dikerahkan ke sejumlah titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga. “Anggota Koramil telah kami kerahkan ke berbagai lokasi untuk memastikan kondisi warga dan memantau perkembangan debit air,” ujarnya. 

Dari hasil pendataan sementara, sebanyak 211 KK terdampak genangan air. Desa-desa tersebut meliputi Desa Mane Tunong (19 KK), Teupin Banja (5 KK), Dakuta (20 KK), Bungkaih (35 KK), Meunasah Baro (97 KK), Meunasah Drang (18 KK), Ulee Madon (3 KK), Tanoh Anoe (10 KK), Kambam (2 KK), Reulet Timu (17 KK), dan Reulet Barat (3 KK). 

Sementara itu, sejumlah desa dilaporkan telah surut dari genangan air, antara lain Desa Mane Tunong, Teupin Banja, Dakuta, Bungkaih, Meunasah Baro, Meunasah Drang, Ulee Madon, Tanoh Anoe, Kambam, dan Reulet Barat. Pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan curah hujan.

Koramil juga melaporkan adanya warga yang harus mengungsi sementara ke rumah kerabat. Di Desa Reulet Timu tercatat 3 KK mengungsi, sementara di Desa Kambam 1 KK mengungsi ke rumah saudaranya. Pendampingan terhadap warga yang mengungsi terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

Hingga laporan ini diterbitkan, kondisi cuaca di wilayah Muara Batu masih diguyur hujan, dan Koramil 04/Muara Batu tetap meningkatkan kewaspadaan guna memastikan situasi tetap kondusif.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama