Aceh Utara - Semangat pengabdian kepada rakyat terus ditunjukkan prajurit TNI dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Desa Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Infrastruktur strategis ini menjadi penghubung vital antara Desa Gampong Teungoh, Kec. Sawang, Kab. Aceh Utara dengan Desa Blang Gurun, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen. Rabu (18/2/2026).
Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan secara terpadu oleh prajurit dari Yon Zipur 5 dan Yon Zipur 17, dengan dukungan teritorial dari Kodim 0103/Aceh Utara melalui jajaran Koramil 19/Sawang. Sinergi antarsatuan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Memasuki tahap lanjutan konstruksi, progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda saat ini telah mencapai 62 persen. Sejumlah pekerjaan utama tengah dilaksanakan dengan penuh ketelitian dan standar teknis yang ketat.
Pada titik pembangunan Jembatan Gampong Teungoh, prajurit Zeni melakukan pemasangan tali rawaian sebagai struktur penopang utama jembatan gantung dan Melanjutkan proses pengelasan besi hulo guna memperkuat rangka konstruksi. Sementara itu, pada sektor lanjutan pekerjaan, personel di lapangan juga melanjutkan pemasangan tali rawaian secara bertahap dan terukur dan melaksanakan pengecatan rangka jembatan untuk perlindungan material dari korosi serta meningkatkan daya tahan konstruksi serta menunggu kedatangan konektor sebagai komponen pengikat utama sebelum memasuki tahap perakitan akhir. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan disiplin tinggi, mengedepankan faktor keamanan personel serta kualitas hasil konstruksi. Prajurit bekerja tanpa mengenal lelah, memanfaatkan setiap jam kerja secara maksimal demi percepatan penyelesaian.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda memiliki arti penting bagi masyarakat dua kabupaten. Selama ini, akses penghubung antara Desa Gampong Teungoh dan Desa Blang Gurun kerap terkendala faktor jarak dan kondisi geografis. Dengan berdirinya jembatan ini, mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan dan pelayanan kesehatan diharapkan meningkat secara signifikan.
Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari misi pengabdian TNI kepada rakyat. Setiap bentangan kabel yang terpasang dan setiap sambungan besi yang terlas menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat.
Kodim 0103/Aceh Utara melalui Koramil 19/Sawang terus melakukan pengawasan dan pendampingan di lapangan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan.
Dengan progres yang telah mencapai lebih dari separuh pekerjaan, seluruh personel optimistis Jembatan Gantung Garuda akan segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Prajurit TNI hadir bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memastikan denyut nadi pembangunan tetap berjalan hingga pelosok desa.
