Lhokseumawe - Babinsa Koramil 16/Banda Sakti, Kopka Tk. Simaremare, melaksanakan pengecekan langsung harga bahan pokok (sembako) di Pasar Inpres Lhokseumawe, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu pagi, (18/7/2026) ini bertujuan untuk memantau stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan di wilayah teritorial Kodim 0103/Aceh Utara.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas utama tercatat masih relatif stabil. Beras komersial Cap Rajawali ukuran 15 kg dijual seharga Rp240.000, sementara untuk komoditas daging sapi bertahan di angka Rp170.000 per kilogram, dan daging ayam ukuran sedang dipatok berkisar antara Rp50.000 hingga Rp65.000 per ekor. Untuk kebutuhan protein harian lainnya seperti telur ayam, warga dapat membelinya dengan harga Rp45.000 per papan.
Untuk kelompok bumbu dapur dan sayuran, harga cabai merah dan cabai rawit masing-masing berada di angka Rp32.000 dan Rp35.000 per kilogram. Sedangkan untuk komoditas bawang, pedagang menjual bawang merah seharga Rp33.000 per kilogram dan bawang putih seharga Rp40.000 per kilogram. Pasokan untuk sektor bumbu dapur ini dilaporkan aman dan lancar guna memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Sementara itu, harga minyak goreng di pasar tersebut bervariasi tergantung jenis dan mereknya. Minyak goreng curah dijual seharga Rp21.000 per liter, minyak goreng kemasan merek Sanco seharga Rp23.000 per liter, dan merek Minyakita berada di angka Rp20.000 per liter. Selain minyak goreng, bahan pangan praktis seperti mie instan kemasan dus dipasarkan oleh para pedagang dengan harga Rp119.000 per dus.
Melalui pemantauan rutin ini, jajaran Kodim 0103/Aut berharap stabilitas harga dan pasokan sembako di pasar tradisional dapat terus terjaga dengan baik tanpa adanya lonjakan drastis yang memberatkan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat daya beli warga serta memberikan rasa aman dan tenang bagi pedagang maupun konsumen dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
