Lhokseumawe - Danpos Ramil Muara Dua Melaporkan Curah hujan ekstrem di Kota Lhokseumawe memicu bencana ganda, banjir dan tanah longsor, yang kini menerjang Kecamatan Muara Dua. Data terbaru Kamis (27/11/2025) menunjukkan sedikitnya 14 desa terendam, sementara empat rumah warga termasuk milik seorang pensiunan TNI mengalami kerusakan parah akibat longsor.
Banjir yang dipicu hujan berintensitas tinggi menyebabkan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 90 centimeter. Dampaknya sangat meluas, tercatat total ribuan jiwa dari lebih dari 1.300 Kepala Keluarga (KK) di 14 desa kini harus berjuang menghadapi genangan air.
Korban Terbanyak di desa Panggoi dan Desa Meunasah Masjid menjadi wilayah terparah dengan masing-masing sekitar 500 KK terdampak. Genangan air juga dilaporkan memasuki Kantor Camat Muara Dua dan Asrama Cunda. Empat sekolah, termasuk SDN 4 Meunasah Mee dan SMPN 13 Cut Mamplam, terpaksa menghentikan aktivitas belajar mengajar. Selain itu sebanyak 22 hektar sawah di Desa Cut Mamplam yang padinya sudah mulai berbuah kini terendam air, berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi petani.
Situasi diperparah dengan bencana tanah longsor yang terjadi hampir bersamaan di empat lokasi berbeda, menyebabkan kerusakan material serius, Beruntung, hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa (nihil personil) akibat longsor, namun kerugian materiil.
Sebagai upaya penanggulangan, beberapa desa telah mendirikan dapur umum darurat bersama TNI dan bergerak cepat untuk menjamin kebutuhan pangan warga, masyarakat yang rumahnya terdampak telah mengungsi mandiri ke rumah-rumah kerabat atau tetangga yang lebih aman.
Total Dapur Umumyaitu sebanyak 6 titik dapur umum darurat didirikan, termasuk di Desa Meunasah Alue, Desa Panggoi, Desa Meunasah Masjid (2 titik), dan Desa Cut Mamplam (2 titik).
Danposramil segera berkoordinasi dengan Camat Muara Dua. Sementara itu, para Babinsa terus aktif berkoordinasi dengan para Geuchik (Kepala Desa) untuk memonitor perkembangan banjir dan longsor serta melaporkan kondisi terkini ke komando atas.
Cuaca di lokasi saat ini dilaporkan masih hujan, menimbulkan kekhawatiran air akan kembali naik dan memperburuk kondisi longsor. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan evakuasi.
.jpg)