Siaga Bencana di Aceh Utara, Banjir Rendam 29 Desa Seunuddon, Babinsa Kawal 1.700 Warga ke Titik Pengungsian

 

Aceh Utara - Bencana banjir akibat curah hujan yang kembali lebat pada Kamis (27/11/2025). siang pukul 11.30 WIB semakin meluas di wilayah Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. Total 29 desa kini terdampak, baik dengan kenaikan air yang drastis maupun genangan air yang bertahan. Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Koramil 09/Seunuddon bergerak cepat untuk memonitor situasi dan mengamankan titik-titik pengungsian.

Data terkini menunjukkan kondisi di Seunuddon kian mengkhawatirkan. Sebanyak 16 desa melaporkan kenaikan permukaan air, sementara 13 desa lainnya masih berjuang dengan genangan air yang bertahan. Ribuan jiwa dari ratusan Kepala Keluarga (KK) di delapan desa terpaksa meninggalkan rumah mereka. Desa Ulee Rubek Barat menjadi yang terparah, di mana 135 KK (sekitar 700 jiwa) mengungsi ke Balai Dusun Matang Ulim.

Hingga saat ini, diperkirakan lebih dari 400 KK atau sekitar 1.708 jiwa telah mengungsi mandiri, baik ke balai pertemuan, meunasah gampong, maupun ke rumah kerabat. Lokasi seperti SMAN 1 Seunuddon di Desa Paya Dua Uram juga dijadikan tempat pengungsian darurat untuk menampung warga.

Di tengah hujan lebat yang kembali turun, Koramil 09/Seunuddon segera mengambil tindakan cepat amankan warga dan koordinasi bantuan untuk merespons situasi darurat ini, mengutamakan keselamatan warga.

Anggota piket Koramil 09/Seunuddon, atas nama Sertu Yulmansyah, segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memonitor ketinggian air dan kondisi pengungsi secara langsung.

Danramil langsung berkoordinasi dengan Camat Seunuddon untuk mengintegrasikan upaya penanganan dan logistik bantuan bencana. Upaya pengumpulan data dan informasi (Bapulket) dilakukan secara intensif oleh Babinsa untuk dilaporkan ke komando atas, memastikan setiap desa yang terdampak segera menerima perhatian dan bantuan.

Kehadiran Babinsa di lokasi pengungsian memberikan rasa aman dan memastikan proses evakuasi dan pendataan berjalan lancar. Pihak TNI mengimbau warga yang masih bertahan di rumah untuk segera mengevakuasi diri jika ketinggian air terus meningkat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Popular Items