Aceh Utara - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara memicu operasi kemanusiaan heroik pada Kamis (27/11/2025). Di bawah komando langsung Danramil 18/Baktiya Barat, Kapten Inf. Hefiady, tim gabungan TNI, Polri, dan tenaga medis berhasil mengevakuasi 10 warga yang berada dalam kondisi rentan dari Desa Matang Sijuek Timu.
Korban yang dievakuasi meliputi ibu yang baru melahirkan, ibu hamil, lansia, hingga warga lumpuh dan penyandang strok. Operasi evakuasi darurat ini dilakukan untuk menyelamatkan warga Desa Matang Sijuek Timu yang terjebak banjir dan tidak dapat bergerak mandiri.
Peran Danramil sebagai pemimpin tim gabungan menunjukkan respons cepat dan koordinasi terpadu TNI dengan lembaga sipil dan kepolisian dalam menghadapi bencana.
"Kami bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai warga yang membutuhkan evakuasi segera. Prioritas utama kami adalah menyelamatkan ibu melahirkan, ibu hamil, dan lansia. Ini adalah perintah kemanusiaan yang harus dilaksanakan tanpa menunda waktu," ujar salah satu anggota tim evakuasi.
Total sepuluh (10) warga berhasil dievakuasi dengan selamat. Kondisi mereka yang memerlukan perhatian ekstra sangat mendesak.
Semua korban yang telah berhasil diselamatkan dibawa ke tempat pengungsian yang aman di SDN 3 Baktiya Barat, di mana mereka akan mendapatkan perawatan dan fasilitas yang layak.
Operasi ini menunjukkan kesiapsiagaan dan kolaborasi yang solid antara aparat TNI, Polri, dan tenaga kesehatan setempat dalam misi penyelamatan jiwa di tengah kondisi bencana yang semakin parah di Aceh Utara.
