Babinsa Banda Sakti Monitor Harga Sembako dan Daging Meugang Jelang Idul Adha

  

Lhokseumawe - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas masyarakat di Pasar Inpres Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, mulai meningkat. Warga tampak memadati pasar tradisional untuk membeli kebutuhan pokok, daging meugang, serta berbagai bahan dapur guna persiapan menyambut hari raya, Selasa (26/5/2026).

Untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil, Babinsa Koramil 16/Banda Sakti Kodim 0103/Aceh Utara, Serda Muhammad Nasir, turun langsung memantau kondisi pasar sekaligus melakukan pengecekan harga sembako dan daging di lapangan.

Dari hasil monitoring, harga beras premium merk Panah ukuran 15 kilogram dijual Rp230 ribu. Cabai merah berada di harga Rp55 ribu per kilogram, cabai rawit Rp30 ribu, bawang merah Rp45 ribu dan bawang putih Rp28 ribu per kilogram. Sementara minyak goreng curah dijual Rp22 ribu per liter, minyak goreng merk Sanco Rp23 ribu dan minyak goreng merk Kita Rp18 ribu per liter.

Selain itu, telur ayam dijual Rp50 ribu per papan dan mie instan berkisar Rp120 ribu per dus. Sedangkan harga ayam potong berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp65 ribu per ekor tergantung ukuran.

Khusus harga daging meugang, daging sapi mencapai Rp180 ribu per kilogram, sementara tulang rusuk dijual berkisar Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram. Salah seorang pedagang daging, Abdul Hamid, mengaku penjualan mengalami peningkatan dibanding hari biasa karena tingginya antusias masyarakat menyambut tradisi meugang Idul Adha.

Serda Muhammad Nasir mengatakan kegiatan monitoring dilakukan menjelang hari besar keagamaan untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap tersedia. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar juga mendapat sambutan positif dari para pedagang karena dinilai mampu memberikan rasa aman dan menjaga situasi pasar tetap tertib serta kondusif.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama