Aceh Utara - Aktivitas pembangunan Jembatan Gantung di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, terus bergerak maju. Di tengah dinding galian tanah yang curam, personel Kodim 0103/Aceh Utara bersama warga terlihat sibuk menyusun rangka besi dan melakukan pengecoran angkur belakang sebagai pondasi utama jembatan perintis tersebut. Jumat (22/5/2026).
Babinsa Koramil 02/Kuta Makmur, Serma Efredy, tampak turun langsung memantau pengerjaan di dasar pondasi. Dengan penuh ketelitian, proses pengecoran dilakukan untuk memastikan kekuatan konstruksi mampu menopang jembatan gantung yang nantinya menjadi akses penting masyarakat Desa Saweuk.
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter itu dibangun untuk mempermudah aktivitas warga yang selama ini masih terkendala akses penghubung. Meski progres pengerjaan baru mencapai 8,9 persen, tahap pondasi menjadi bagian paling penting dalam menentukan kekuatan jembatan ke depan.
“Kalau pondasinya kuat, insyaAllah jembatan ini nanti bisa bertahan lama dan aman dipakai masyarakat,” ujar Serma Efredy saat memantau proses pengecoran di lokasi pembangunan.
Warga sekitar pun mulai menaruh harapan besar terhadap pembangunan jembatan tersebut. Kehadirannya nanti diyakini akan membantu memperlancar aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari akses kerja, membawa hasil kebun hingga memudahkan anak-anak menuju sekolah.
